berita Politics & Pemerintah

DPN SPI : Sosok Kapolri Baru, Negara Butuh Apa….!!!

Spread the love

JAKARTA,- Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi Indonesia menggelar diskusi publik secara virtual dengan menghadiri sejumlah narasumber yang memiliki integritas dalam menyikapi  sosok calon Kapolri yang akan menggantikan Jendral Idam Aziz.

Pengamat Politik Fikpoll Mohammad Anas menyampaikan pemilihan Kapolri adalah salah satu periogratif Presiden untuk menentukan calon Kapolri nanti. Walaupun santer nama-nama calon kapolri yang hampir setiap hari dibicarakan belum tentu menjadi Kapolri Pilihan Presiden.

“Kita tahu, Presiden Jokowi selalu mengambil keputusan susah ditebak. tidak menuntut kemungkinan calon kapolri pilihan Presiden tersebut, bukan dari nama-nama yang santer dibicarakan. Melainkan bisa saja Presdien memilih Calon Kapolri dari nama yang tidak santer dibicarakan saat ini,” tutur Anas dalam paparan Materinya.

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin memaparkan sosok Kapolri itu harus berjiwa nasionalis yang mampu menjembatani semua permasalahan-permasalahan yang ada di Negara kita Indonesia. Calon Kapolri tentunya, harus memenuhi keritea yang telah ditentukan oleh undang- undang.

“intinya calon Kapolri yang memenuhi Kritea yang telah ditentukan oleh undnag-undang. dan memiliki perjalan baik selama menjadi polisi, memiliki prestasi gemilang dan tidak pernah melanggar kode etik Polri serta ketentuan hukum yang berlaku di indonesia,” singkat Azis.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Usaha Negara Andi Irmanputra Sidin, menyampaikan calon kapolri tidak memiliki jiwa nasional melainkan harus memiliki dedikasi tinggi, kaya akan perestasi dan tentunya memiliki pengalaman baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sebagai penopang dalam menjalankan tugasnya nanti ketika mengemban jabatan Kapolri.

“jabatan Kapolri bukanlah mudah, malainkan harus mampu mengayomi dan menjalankan penegakan hukum yang tegas, tanpa ada keterpihakan,” tuturnya.

pengangkatan Kapolri, Kata dia. sepenuhnya adalah hak Presiden, karena jabatan tersebut merupakan jabatan politis. Namun kapolri juga harus tahu, bahwa tugasnya itu sangatlah berat dan harus mampu mengayomi, melayani dan memilindungi masyarakat di seluruh Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *